Membangun rumah bukanlah pengeluaran kecil. Setiap orang tentu berharap rumah yang dibangun dapat bertahan puluhan tahun, tetap nyaman ditinggali, dan tidak membutuhkan terlalu banyak perbaikan di kemudian hari.
Sayangnya, tidak sedikit rumah yang mulai mengalami masalah hanya beberapa tahun setelah selesai dibangun. Seperti dinding retak, cat mengelupas, ruangan terasa panas, atau muncul kerusakan pada beberapa bagian rumah.
Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan agar rumah lebih awet dan tahan lama.
Bangun Rumah di Pondasi yang Baik
Pondasi merupakan bagian terpenting dari sebuah bangunan. Sebagus apa pun desain rumah, semuanya akan sia-sia jika pondasinya tidak direncanakan dengan baik.
Sebelum membangun rumah, pastikan kondisi tanah telah diperiksa dan jenis pondasi yang digunakan sesuai dengan karakteristik lahan. Pondasi yang kuat akan membantu bangunan tetap stabil dan mengurangi risiko kerusakan akibat penurunan tanah.
Perhatikan Kualitas Struktur Bangunan
Selain pondasi, struktur seperti kolom, balok, dan ring balok juga memiliki peran penting dalam menjaga kekuatan rumah.
Struktur yang dirancang sesuai standar akan membantu bangunan menghadapi berbagai tekanan, mulai dari beban bangunan itu sendiri, perubahan cuaca, hingga getaran yang mungkin terjadi akibat aktivitas lingkungan atau gempa bumi.
Lindungi Rumah dari Air dan Kelembapan
Air merupakan salah satu penyebab kerusakan bangunan yang paling sering terjadi. Material seperti tembok dan beton tidak dapat bertahan lama jika terus menerus terkena air.
Kebocoran atap, saluran air yang tidak berfungsi dengan baik, atau rembesan pada dinding dapat mempercepat kerusakan bangunan. Kalian wajib memastikan sistem drainase berjalan dengan baik dan lakukan pemeriksaan secara berkala pada bagian atap maupun talang air.
Semakin cepat masalah ditemukan, semakin kecil biaya perbaikannya. Jika sudah terdapat ciri-ciri adanya kebocoran ataupun kelembapan, segera lakukan pengecekan lebih lanjut dan perbaikan sesegera bisa.
Lakukan Perawatan Secara Berkala
Rumah yang dirawat dengan baik umumnya memiliki usia pakai yang lebih panjang. Pemeriksaan rutin pada atap, dinding, instalasi air, dan instalasi listrik dapat membantu mendeteksi kerusakan sebelum menjadi lebih besar. Langkah sederhana seperti membersihkan saluran air atau memperbaiki retakan kecil dapat memberikan dampak besar terhadap umur bangunan.
Pilih Material Terbaik
Salah satu faktor yang paling menentukan ketahanan rumah adalah kualitas material yang digunakan saat pembangunan.
Material yang baik memang terkadang membutuhkan biaya sedikit lebih besar di awal. Namun dalam jangka panjang, material berkualitas biasanya lebih awet, membutuhkan perawatan yang lebih sedikit, dan mampu memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi penghuni rumah. Karena itu, memilih material bukan hanya soal harga, tetapi juga soal kualitas demi investasi jangka panjang.
Material Dinding yang Tepat Membantu Rumah Lebih Awet
Dinding merupakan salah satu bagian terbesar dalam sebuah bangunan. Jika material dinding yang digunakan berkualitas baik, maka risiko berbagai masalah seperti retak, kerusakan permukaan, maupun pemborosan material dapat diminimalkan.
Saat ini, untuk material dinding, banyak pemilik rumah mulai mempertimbangkan material yang lebih modern dibandingkan batu bata merah konvensional.
Salah satunya adalah Bata Hitam Premium Reclea Brick® yang diproduksi menggunakan teknologi tinggi dari negara maju sehingga menghasilkan bata dengan keunggulan ukuran yang lebih besar, lebih presisi, lebih hemat, lebih kuat dan kokoh, lebih kedap suara, serta dapat membuat bangunan lebih sejuk 25%.
Dengan ukurannya yang lebih besar yaitu 21 x 10 x 5 cm, kebutuhan keping bata per meter persegi menjadi lebih sedikit dibandingkan batu bata merah konvensional. Ukurannya yang presisi di setiap siku juga membuat pemasangan lebih cepat. Bata hitam premium ini juga lebih hemat penggunaan semen hingga 70%, spesi semen yang diperlukan hanyalah 0,5 cm, sangat berbeda jauh dibandingkan batu bata merah yang memerlukan 2-3 cm.
Selain itu, Bata Hitam Premium Reclea Brick® telah teruji di laboratorium memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan batu bata merah konvensional. Struktur yang lebih padat membantu menghasilkan dinding yang lebih kokoh, lebih tahan lama, dan lebih minim risiko kerusakan.
Keunggulan lainnya adalah kemampuannya membantu mengurangi rambatan panas dari luar serta membantu meredam suara, sehingga rumah terasa lebih nyaman untuk ditinggali dalam jangka panjang.
Mari membangun rumah lebih baik Bersama RECLEA BRICK®💪